Transaxle pada dasarnya merupakan sebuah konsep yang relatif sederhana. Transaxle merupakan singkatan dari transmission axle.
Sederhananya, transaxle terdiri dari gearbox, differential dan drive axle yang digabung menjadi satu unit. Lalu apa kelebihannya bila ketiga komponen ini dijadikan satu? Transaxle dapat menghemat ruang yang dibutuhkan untuk pemasangan ketiga komponen tersebut.
Hal inilah yang menjadi alasan kenapa mobil dengan rear-engined dan mid-engined menggunakan transaxle. Gampang memasangnya.
Kelebihan lain dari transaxle ini adalah, pada mobil dengan mid-engined dimana perlu memperhatikan distribusi bobot, bobot dari komponen-komponen tersebut dapat disatukan pada satu tempat.
Beberapa produsen mobil yang tetap keukeuh menggunakan front-engined, mereka juga terbantu dalam mengatasi permasalahan distribusi bobot yang umum pada mobil front-engined dengan memasang transaxle ini. Mereka memasang transaxle ini di belakang untuk mengimbangi berat mesin di depan.
Untuk mobil yang dipakai buat balap tidak ada masalah dengan penggunaan transaxle ini, tapi untuk mobil harian ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Tentu saja handling akan lebih enak karena sense of balance yang meningkat, tapi prop shaft dari mesin akan berputar dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan mesin sepanjang waktu.
Satu lagi permasalahan yang harus diperhatikan adalah pada saat memindahkan persneling, dimana akan terasa lebih lelet gearbox meresponnya ketika kita memindahkan persneling. Masalah ini timbul pada mobil dengan transmisi manual, terutama mobil tua.
Jadi begitulah ulasan singkat dari transaxle dan kegunaannya.
No comments:
Post a Comment